Saturday, November 15, 2008

UU Pornografi

Dengan disahkannya UU pornografi, berikut cara-cara jitu buat mengatasi jeratan hukum:
1. Kalo makan paha ayam, tutupi dengan tudung saji. Ini mengatasi hasrat kita melihat paha yang begitu mulus, hangat, berkilat, menggiurkan dan menggugah selera. Indomie juga harap mengganti bungkusnya jangan dengan gambar paha, melainkan kepala ayam atau diganti tulisan saja "ini ayam, bukan pornografi". Ini akan sangat membantu kita untuk kehilangan hawa napsu.
2. Jangan beli rok. Belilah sarung. Sekodi sekalian biar dapet diskon (atau minimal gratis 1). Lagian bisa dibagiin ke teman-teman. Adem, silir, praktis dan halalan tayiban.
3. Jangan pake kemben kalo wisudaan. Soalnya dada kita bakal menonjol. Lebih baik kita pakai daster ukuran XL yang tidak menonjolkan apa-apa, termasuk otak kita.
4. Jangan kencing sembarangan. Termasuk dibawah pohon asem atau pohon melinjo. Bukan sih, bukannya takut ditangkep hansip, cuman takut digigit semut.
5. Jangan pernah melirik orang yang berak di kali/got. Tutupi mata rapat-rapat (tapi harus apal jalan ya, nanti malah kecebur) dan hidung rapat-rapat (sangat disarankan).
6. Jangan pernah melihat manekin di toko pakaian yang lagi diganti bajunya. Haram!!!!
7. Jangan bikin pose ciuman saat menikah. Duduk aja sebelahan minimal jarak 1 meter dan muka ditutupi sapu tangan. Ini akan menjamin bahwa pengantin tidak mengumbar aksi di depan umum dan kalo makan ngelapnya juga gampang.
8. Dilarang melihat hewan kawin. Masukkan hewan yang kawin ke dalam kontainer tertutup dan kedap suara.
9. Jangan beli baju baru. Jahit satu baju dengan yang lain sehingga baju menjadi panjang, longgar dan lebar. Dengan demikian kita tidak akan kelihatan bentuk tubuhnya (alias tidak jelas manusia apa bukan).
10. Jangan nonton film James Bond terbaru. Kalo terlanjur beli tiket, nontonlah 5 menit waktu film mulai yaitu waktu mobilnya si James Bond kejar-kejaran sama musuh. Lalu tutupi mata dan telinga anda selama satu setengah jam ke depan. Buka mata dan telinga lagi waktu ada tulisan di layar "Harap jangan meninggalkan barang-barang anda. Terima kasih"

2 comments:

Kwee said...

Hahaha really agree with those point^^
Sebagai orang yg optimis, sy melihat UU itu dengan penuh ungkapan syukur, "thanks God, I wasn't born like Song Hye Kyo.Because later on, I'll be charged for "menimbulkan hawa hafsu" even if I do nothing-_-'".

note:as long as I'm not ugly (my own opinion)

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman said...

menurutku UU pornografi ini kurang ada gunanya karena pikiran porno itu bukan muncul dari luar saja tapi dari dalam otak pria sendiri. karena pria sangat suka dengan yang porno2. bahkan kalo ga ada bahan porno yang buat diliat dia akan menciptakan fantasi porno di dalam otaknya. jadi kalo pria lagi napsu...sapi dikucir (sakucir) pun akan diterjang. jadi ga ada gunanya UU pornografi ini malah bikin cewek was2 mo pake baju harus mikir dulu takut dirazia.

Jam

Sejujurnya, inilah Ria dan Kristina...

Ria dan Kristina, sama-sama punya ide-ide yang nggak masuk akal saking nggak bangetnya pikiran kami berdua. Obrolan kami ini, berkat kemajuan jaman dan menjamurnya aplikasi internet (hiduplah Indonesia Raya!), kami sekarang bisa tuangkan di blog. Dulu kami suka ngetik-ngetik pake mesin ketik manual di belakang kertas HVS A4 bekas fotokopian. Tapi tetep aja kami tidak berhenti menulis. Kata pepatah: setipis-tipisnya tinta masih lebih tajam dari ingatan manusia. Kata Pramoedya: menulis berarti memetakan sejarah. Halah, kalo tulisan kita mah sebenernya gak ada hubungannya ama sejarah. Cuma mengukirkan betapa masa muda kami ini sangat indah. Dan jelas nggak mutu isinya. Jadi, mending kalo sisa-sisa waktu dan pengen baca yang tidak terlalu berguna sajalah baru buka blog kami... Tapi apapun komentar, masukan dan pendapat teman-teman, semuanya adalah cendera mata yang indah buat kami...

Ria dan Kristina (hualah, koyok undangan penganten. Amit2 deh. Lesbong juga pilih-pilih ah...)

About Us

My photo
pindah2..tergantung mood, Indonesia
Sri Riyati Sugiarto (aka Ria) adalah cewek kelahiran limpung..(pinggiran kota Pekalongan)..habis sekolah di SMU St. Bernardus Pekalongan trus kuliah kedokteran di Undip Semarang..sementara Kristina Melani Budiman (aka Kristina) juga lahir di Pekalongan trus satu SMU ama Ria dan kuliah di Atma Jaya Jogjakarta. kami kenal di kelas 3 SMU tapi mo duduk bareng selalu ga bisa gara2 terlalu cerewet dan kalo duduk sebangku selalu bikin keributan karena hobinya menggosip jadi terpaksa sampai sekarang tidak pernah duduk bareng..untungnya kita ga satu kampus :p