Friday, December 19, 2008

Diet Lagi...Lagi-lagi Diet


Dulu waktu kecil badanku amat sangat mungil..sampai SD juga aku masih tergolong langsing. Namun waktu SMP tiba2 badanku menjadi melar sampe2 yang paling menohok adalah pada waktu pelajaran olah raga, guruku bilang kalo perutku itu buncit banget. Jadi sejak itu aku terobsesi untuk menurunkan berat badan sampe mencoba berbagai macam diet. Kalo dipikir2 mungkin badanku menjadi melar karena waktu aku mens pertama kali, mamiku ga nyuruh aku minum jamu kunir asem. Itu sebagai pelajaran buat ibu2 nanti kalo anaknya mens pertama kali harap diajarin untuk minum kunir asem supaya tubuhnya tidak melar. Berikut adalah pengalaman dietku yang tidak sukses:
1. Waktu aku SMA aku semakin menyadari bahwa fisik itu sangat penting bagi seorang wanita. Karena cowok2 itu lebih memilih cewek yang wajahnya biasa2 aja tapi langsing daripada cewek yang cantik tapi bomber. Jadi untuk mengurangi kebomberanku aku berusaha mengurangi berat badan dengan tidak makan nasi sama sekali. Mamiku sampai marah2 kalo aku diet karena tetangganya ada yang meninggal karena kebanyakan minum obat diet. Dan ada juga model kakak beradik (lupa namanya) yang meninggal karena anorexia. Namun mamiku tidak usah kawatir anaknya kena anorexia karena nafsu makanku baek2 saja bahkan melebihi normal. Jadi hasil dari aku tidak makan nasi adalah aku jadi makan cemilan, gorengan, kue dan lain2 karena makan sayur saja masih tetap lapar. Alhasil berat badanku tidak turun walaupun aku puasa makan nasi.

2. Waktu kuliah aku pernah ditawarin produk MLM tertentu (tidak boleh disebutkan namanya) yang harganya 300rb (menghabiskan gaji asistenku sebulan) dan katanya bisa melangsingkan. Aku sempet membeli sekali dan memang manjur karena temen2ku sempet berkata kalo aku keliatan lebih langsing. Namun karena harganya mahal aku tidak bisa meneruskan untuk membeli obat pelangsing itu. Jadi seperti bunga yang layu sebelum mekar, tubuhku kembali gendut sebelum sempat memecahkan rekor kelangsingan.

3. Sewaktu aku menjadi auditor dan ditugaskan ke Malang, sebagai anak kost yang jarang makan enak kemudian bisa gratis makan apa aja yang aku suka, tentu saja aku tidak menyia2kan rejeki nomplok ini. Jadi aku mulai makan gila2an bersama temen2ku yang lain tentunya. Rekorku adalah makan batagor 2 piring, bakso presiden 13 biji, minum jus 2 macam, malam2 makan indomie dan camilan yang tiada habisnya. Akibatnya setelah selesai tugas di sana, berat badanku dari 45 (boong ding) melonjak drastis menjadi 57 jadi bisa dibayangkan aku seperti buntelan karung yang dilipet2. Karena shock, aku berkeras untuk berdiet yaitu dengan cara makan nasi uduk tiap hari (karena murah..jadi diet sekalian berhemat). Bukannya bertambah kurus, wajahku malah jadi penuh jerawat karena nasi uduk ga ada sayurnya dan mengandung santan.

4. Yang paling gres aku lakukan adalah diet ala Meity yang dikirim jauh2 resepnya dari Holland lewat email. Diet ini harus dilakukan selama 2 minggu dan ada jadwalnya apa aja yang harus dimakan. Aku ga ingat urutannya namun pernah sehari itu makan anggur aja or makan brokoli rebus dan nanas, makan pepaya dan nanas saja, ayam rebus tanpa kulit dan makanan yang tidak berperi "carnivora" an. Pertama2 aku masih tahan karena aku ingin langsing. Namun memasuki minggu kedua aku jadi lemas dan aku tidak tahan godaan karena waktu itu ada yang pesan bakso goreng (my favourite) ga halal di kantor jadi aku tergoda untuk makan bakso goreng 5 biji, gede2 lagi. Jadi dietnya tidak pernah selesai.

5. Minum teh hijau sebanyak2nya. Ini tidak membuat langsing malah membuatku langsung...langsung beser maksudnya. Tiap beberapa jam sekali (or beberapa menit sekali ya) harus ke WC karena teh hijau ada efek "diuretik" (kalo ga salah) nya alias bikin pengen pipis terus.

6. Diet kuantitas bukan kualitas. Ini aku baca di Gramedia. Kata buku itu, diet selama ini adalah diet kualitas misal ga boleh makan lemak, karbohidrat, dll yang bikin gemuk namun boleh makan buah dan sayuran sebanyak2nya. Itu tidak membuat kurus karena liat aja kuda nil dan gajah yang tetap gemuk walaupun makanannya tumbuhan sebakul. Jadi diet ini boleh makan apa aja tapi sedikit2 aja supaya kapasitas perut mengecil sehingga kalo makan apa2 cepet kenyang. Trus kalo makan ga boleh langsung minum supaya perut tidak mengembang. Diet ini coba aku praktekan tapi kok belum ada hasilnya. Mungkin karena makanku emang sedikit2 tapi sering.

Itu baru bebarapa macam diet yang aku ingat pernah aku lakukan. Dari semua itu tidak ada yang sukses jadi mendingan aku menikmati hidup aja deh daripada stres. Lagian aku bukan model yang harus diharapkan mengurangi berat badan beberapa kilo. Saranku buat yang pengen diet, segala hal kalo berlebihan itu kurang baek (kecuali uang tentu saja) jadi kalo mo makan janganlah berlebihan, secukupnya saja jadi tidak akan membuat badan jadi bomber. Ingatlah di film Seven (Brad Pitt), salah satu dari 7 dosa besar adalah Greed alias rakus.

Namun aku tidak menutup kemungkinan ada teman2 yang mau menyumbangkan resep diet lho...^_^

2 comments:

Sri Riyati said...

Huaahahahahahaha. Aku terharu dengan cerita dietmu (aku inget pas kowe diet cuman makan anggur ampe kelaperan karena anggur mahal). Soal gajah ama kuda nil itu sama aja sama kebo yang meskipun dimandiin sejuta kali tetep aja item (sama gak ya perbandingannya?). Harusnya kamu bandingin ama herbivora yang lain, misalnya walang kekek. Aku nggak ada resep diet, yang ada resep masakan dan kue2. Kata Mbah Jambrong,"The journey of a thousand pounds begins with a single burger". Kayaknya aku suka ama pikiranmu waktu itu, kalo kita makan harus makan yang enak soalnya rugi kalo makan tapi nggak dinikmati. Masalahnya, gimana kalo semua makanan terasa enak kalo lagi laper? Pepatahku: lebih baik kenyang daripada diet, karena lapar dapat mengakibatkan susah konsentrasi, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Peringatan pemerintah...

kristina said...

ketokE si bener yo nek semua makanan terlihat enak nek kita laper. tapi...karena akuk sering ngemil jadi ga pernah laper2 banget...mugakno makanan ga enak ora menggugah selera hehehe...btw perbandingan yang sejenis ama kuda nil itu adalah kowe dan aku walaupun udah punya duit banyak ketoke masih mikir2 nek mo boros hahaha....

Jam

Sejujurnya, inilah Ria dan Kristina...

Ria dan Kristina, sama-sama punya ide-ide yang nggak masuk akal saking nggak bangetnya pikiran kami berdua. Obrolan kami ini, berkat kemajuan jaman dan menjamurnya aplikasi internet (hiduplah Indonesia Raya!), kami sekarang bisa tuangkan di blog. Dulu kami suka ngetik-ngetik pake mesin ketik manual di belakang kertas HVS A4 bekas fotokopian. Tapi tetep aja kami tidak berhenti menulis. Kata pepatah: setipis-tipisnya tinta masih lebih tajam dari ingatan manusia. Kata Pramoedya: menulis berarti memetakan sejarah. Halah, kalo tulisan kita mah sebenernya gak ada hubungannya ama sejarah. Cuma mengukirkan betapa masa muda kami ini sangat indah. Dan jelas nggak mutu isinya. Jadi, mending kalo sisa-sisa waktu dan pengen baca yang tidak terlalu berguna sajalah baru buka blog kami... Tapi apapun komentar, masukan dan pendapat teman-teman, semuanya adalah cendera mata yang indah buat kami...

Ria dan Kristina (hualah, koyok undangan penganten. Amit2 deh. Lesbong juga pilih-pilih ah...)

About Us

My photo
pindah2..tergantung mood, Indonesia
Sri Riyati Sugiarto (aka Ria) adalah cewek kelahiran limpung..(pinggiran kota Pekalongan)..habis sekolah di SMU St. Bernardus Pekalongan trus kuliah kedokteran di Undip Semarang..sementara Kristina Melani Budiman (aka Kristina) juga lahir di Pekalongan trus satu SMU ama Ria dan kuliah di Atma Jaya Jogjakarta. kami kenal di kelas 3 SMU tapi mo duduk bareng selalu ga bisa gara2 terlalu cerewet dan kalo duduk sebangku selalu bikin keributan karena hobinya menggosip jadi terpaksa sampai sekarang tidak pernah duduk bareng..untungnya kita ga satu kampus :p