Sunday, March 27, 2011

Kerjaan baru yang "Beda"

Sudah 17 hari saya menjalani kehidupan nomaden di sini. Dimana barang2 saya dan Petter cuma 2 tas backpacker. Pakaian itu2 saja, tidak punya perabotan dan hidup pun menebeng. Saya benar2 bersyukur dipertemukan dengan host saya (Raine) yang dengan berbaik hati memperbolehkan saya dan Petter nebeng untuk waktu yang tidak ditentukan dengan gratis. Walaupun sejak minggu kemarin saya memaksakan diri untuk membayar sedikit uang listrik supaya Raine tidak bangkrut secara saya tiap hari keramas dan mandi sekali sehari.
 
Petter membantu membuang sampah

Minggu pertama di Oz kami habiskan dengan browsing internet dan mencari kerja. Setelah mengalami pengalaman yang sangat tidak romantis di kebun anggur (sampai sekarang gaji kami belum dibayar dan tiap kali kami sms orangnya ga pernah dibalas), kami mencoba mencari peruntungan di bidang lain yaitu kebutuhan pokok alias pangan. Setiap kali kami jalan2 pasti sambil melihat2 ke bawah siapa tahu ada uang jatuh (saya pernah menemukan uang di wc lho...2 dollar lumayan daripada lu manyun) dan kalau ada kertas bertuliskan "vacancy". Kami sudah memberikan CV kami ke toko2 dan restoran tapi belum ada yang memanggil interview. Mungkin karena pengalaman kerja kami ga nyambung ya. Orang Accounting kok cari kerjanya jaga toko dan jadi pelayan restoran. Pokoknya pengalaman kerja saya selama 7 tahun di bidang Accounting sama sekali ga dianggap luar biasa deh.

Acara rutin kami setiap hari adalah mengirit makan dengan cara beli roti gandum yang penuh serat dan kadang2 ada biji2annya seperti kuaci, beras, dll biar tidak sembelit dan murah meriah hepi.Setelah seharian makan roti, biasanya kami pergi ke food court di mall dekat tempat kami nebeng namanya Bayside Shopping Mall. Di situ saya paling suka beli dimsum di restoran cina namanya Shangrilla. Kenapa?Karena harganya paling murah. 80 sen per biji dan lumayan gede lho. Setiap hari pasti saya beli dim sum di situ karena kangen gorengan tidak ada yang jual. Tak ada gorengan dim sum pun jadi.

Suatu hari sewaktu saya membeli dim sum, saya iseng tanya di situ butuh karyawan ga. Trus si kasir bilang kalau kebetulan lagi butuh kitchen hand. Dia suruh saya memberikan CV saya. Saya kasih CV saya dan Petter karena si kasir bilang ntar bosnya yang memutuskan siapa di antara Petter dan saya yang akan dipekerjakan. Seteleh menunggu beberapa menit, si kasir bilang kalau saya yang terpilih (karena dia lebih suka cewek) dan keesokan harinya saya disuruh try out 1 jam kerja. Kalau kerja saya dianggap cukup cepat, saya diterima.

Keesokan harinya hari Rabu tanggal 16 Maret 2011, saya pun datang ke restoran Shangrilla langsung bertemu dengan Mr. J (nama samaran) si pemilik resto. Dia menyuruh saya memotong seledri raksasa. Biasanya di Indo kan seledrinya kecil2 ya, di sini seledri bentuknya segede gaban dan anehnya yang dimakan adalah batangnya, daunnya malah dibuang (pemborosan batin saya). Setelah memotong seledri, saya disuruh memotong timun raksasa (zuchini) dan kembang kol. Saya sebenarnya kurang ahli di dapur tapi thanks to mami saya yang buka restoran mie ayam..jadi saya ada terlatih sedikit memotong sayur, mencuci piring dan memasak2. Setelah 1 jam saya deg2an juga diterima atau tidak karena saya megang pisau saja masih salah2, motongnya tidak secepat saya mengetik. Thanks God deh...karena ternyata saya.....jreng123456x diterima. Horeeee... dan disuruh bekerja keesokan harinya Kamis 17 Maret 2011, tepat seminggu sejak saya datang ke Oz.

Hari pertama saya bekerja, malamnya saya tidak bisa tidur karena tangan saya encok. Sakit banget sampai saya minum Panadol buat penahan rasa sakit padahal selama di Indo saya kira Panadol itu obat sakit gigi. Tugas saya bukan lagi memilah2 faktur pajak, lapor pajak dan mengetik2 tapi sekarang saya adalah si pemotong sayur, pencuci piring dan pembuat macam2 mie mulai dari mie pangsit sampai mie kuah kari. Apakah saya enjoy? Tentu saja..karena gaji saya jadi kitchen hand ini lebih besar dari gaji saya kerja kantoran. Malah bisa sambil menguruskan badan. Di sini saya menemukan beberapa hal yang bikin saya heran:
  1. Raine, host saya ini pekerjaannya adalah seorang forklift driver tapi tanggal 2 April nanti dia mau jalan2 2 minggu ke Eropa. Ya ampun,,,di Indo gaji forklift driver di gudang gitu boro2 bisa cukup buat nguliahin anak.
  2. Di tempat saya nebeng ini ada 2 bule lagi yang sedang nebeng juga yang berasal dari Slovenia. Cowoknya itu pekerjaannya post man..tapi bisa jalan2 sampai ke Australia dan New Zealand. Kalau cuma jalan2 ke Eropa ya tidak heran lah karena Slovenia juga di Eropa...tapi mereka bisa sampai ke sini...benar2 deh salut.
  3. Katanya sih tukang listrik adalah pekerjaan yang menjanjikan di sini karena dibayar mahal banget.
  4. Jadi tukang tato di sini sangatlah menghasilkan uang banyak. Tato kecil yang di Jogja mungkin cuma 100rb rupiah..di sini dihargai minimal 100 AUD alias 800rb. Seandainya saya bisa menato ya.
  5. Kerja 1 jam di sini bisa buat beli 2 gelas Starbucks....sementara saya dulu mau beli Starbucks aja mikir2...T-T (curcol)
Dan masih banyak lagi....jadi selama tangan saya masih kuat (sekarang sih tangan saya sudah tidak cantik lagi karena kasar kebanyakan kena deterjen), saya akan berusaha menjadi pemotong sayur dan pencuci piring tercepat.

9 comments:

Sri Riyati said...

hwakakakak. Aku ngakak2 karena panadol. Njaluk Petter mijeti wae, ben kesibukane dheknen rak cuman mbuang sampah thok hehe. Selamat motong sayur yo Kris. Aku juga pengalamanku di dunia kedokteran rak kanggo ning UK. Tenang, aku ngerti persis perasaanmu (kayaknya ding) tapi ada untungnya kok ngelakuin hal2 yang beda. Misale kowe jadi tahu ho nek tulang pos dan forlit driver bisa keliling dunia...heheh. Semoga hidupmu tambah menarik di Aussie! x

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman said...

iyo..semoga aku jadi pencuci piring yang bisa keliling dunia...

Grace Receiver said...

Selamat buat pekerjaan barunya. Semoga betah. Dinikmati saja :-)

wongmuntilan said...

Selamat ya Kris dah dapet kerjaan, semoga betah, cocok, bisa banyak nabung, banyak belajar, biar nanti-nanti bisa buka resto sendiri di sana ^^ (Sapa tahu mie-nya Mamamu bisa diboyong ke Oz ^^)

nidnod said...

Mbak, nanya dong... kemarin waktu apply pake Evidence of health insurance gak?
Aku mo apply tapi gak punya health insurance T_T

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman said...

grace dan santi: thanks ya ucapan selamatnya hehe...

ninod: ga pake health insurance tuh.aku apply lewat agen kok..kamu apply sendiri?

nidnod said...

Iya mbak, semuanya urus sendiri :)

Boleh minta alamat email atau twitter atau apapun yang bisa kirim personal message gak?
Mau nanya-nanya. Thank youuu :)

Anonymous said...

hai ninod..emailku:
kristina_pagliuca@yahoo.com

tanya2 aja...hehe


kristina

IBU HAYATI said...

Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D_DISINI















Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D DISINI

Jam

Sejujurnya, inilah Ria dan Kristina...

Ria dan Kristina, sama-sama punya ide-ide yang nggak masuk akal saking nggak bangetnya pikiran kami berdua. Obrolan kami ini, berkat kemajuan jaman dan menjamurnya aplikasi internet (hiduplah Indonesia Raya!), kami sekarang bisa tuangkan di blog. Dulu kami suka ngetik-ngetik pake mesin ketik manual di belakang kertas HVS A4 bekas fotokopian. Tapi tetep aja kami tidak berhenti menulis. Kata pepatah: setipis-tipisnya tinta masih lebih tajam dari ingatan manusia. Kata Pramoedya: menulis berarti memetakan sejarah. Halah, kalo tulisan kita mah sebenernya gak ada hubungannya ama sejarah. Cuma mengukirkan betapa masa muda kami ini sangat indah. Dan jelas nggak mutu isinya. Jadi, mending kalo sisa-sisa waktu dan pengen baca yang tidak terlalu berguna sajalah baru buka blog kami... Tapi apapun komentar, masukan dan pendapat teman-teman, semuanya adalah cendera mata yang indah buat kami...

Ria dan Kristina (hualah, koyok undangan penganten. Amit2 deh. Lesbong juga pilih-pilih ah...)

About Us

My photo
pindah2..tergantung mood, Indonesia
Sri Riyati Sugiarto (aka Ria) adalah cewek kelahiran limpung..(pinggiran kota Pekalongan)..habis sekolah di SMU St. Bernardus Pekalongan trus kuliah kedokteran di Undip Semarang..sementara Kristina Melani Budiman (aka Kristina) juga lahir di Pekalongan trus satu SMU ama Ria dan kuliah di Atma Jaya Jogjakarta. kami kenal di kelas 3 SMU tapi mo duduk bareng selalu ga bisa gara2 terlalu cerewet dan kalo duduk sebangku selalu bikin keributan karena hobinya menggosip jadi terpaksa sampai sekarang tidak pernah duduk bareng..untungnya kita ga satu kampus :p